memilih merpati untuk dipelihara

Cara Memilih dan Merawat Merpati Untuk Dijadikan Hewan Peliharaan

loading...

Cara merawat merpati – Merpati atau dara merupakan salah satu jenis burung berbadan gempal dan berleher pendek serta paruhnya yang ramping.

Burung merpati banyak dipelihara dengan berbagai tujuan. Misalnya untuk hobi, untuk balap atau hanya hanya sekedar iseng. Kalau kamu termasuk yang mana?

cara merawat merpati

pendoasion.wordpress.com

Burung dara termasuk hewan yang penurut dan mudah dipelihara. Bahkan zaman dulu pernah dipakai untuk mengirim surat dengan cara mengikat di kakinya.

Namun agar menjadi burung yang loyal, merpati perlu dirawat dan dilatih. Nah, untuk artikel kali ini akan dibahas cara merawat burung merpati.

Memilih Merpati Yang Akan Dipelihara

Sebelum merawat merpati , tentu kamu harus punya burung merpati dulu dong. Ya iyalah, kalau belum punya, lalu burung apa yang mau dirawat?  😀

Oke lanjut, dalam memilih merpati perlu diperhatikan hal-hal berikut:

1. Kepala

memilih merpati untuk dipelihara

pixabay.com

Yang pertama adalah lihat kepalanya. Merpati yang bagus memiliki kepala yang besar, di mana batok kepala depan lebih tinggi dari batok belakangnya.

Selain itu, kamu juga bisa memilih merpati yang kemiringan antara pangkal hidung dan atas batok batok kepala sebesar 45 sampai 60 derajat. Biasanya burung merpati yang memiliki ciri seperti itu, lebih cerdas dalam mengingat bila dibandingkan yang lain.

2. Bentuk Paruh

Yang kedua lihat paruhnya. Burung dara yang bagus memliki paruh runcing pada ujungnya, tidak terlalu besar dan tidak terlalu panjang. Dan juga pilih merpati yang jarak dari ujung hidung ke paruh lebih pendek dari ujung hidung ke batok kepala depan.

3. Mata

cara memilih

www.bbc.com

Lanjut ke bagian mata. Bagian ini sangat penting, karena indera ini merupakan senjata utama bagi merpati mencari/menemukan sesuatu. Berbeda dengan serangga, yang menggunkan antena sebagai sensornya.

Merpati yang bagus mempunyai mata pupil dan biji mata berwarna hitam pekat. Selain itu, rangsangan terhadap cahaya juga perlu kamu perhatikan. Pilih yang responsive terhadap cahaya.

Ada satu lagi, pilih mata yang mempunyai cincin lingkar, biasanya berada menggantung di depan bawah biji mata dan berwarna hijau ( 1/4 lingkar biji mata).

Perhatikan juga warna matanya. Pilih burung dara yang warna matanya ada dua, yaitu perpaduan warna kuning tua dengan kuning muda, hijau tua dengan merah tua dan atau putoih dengan merah muda.

Pilih merpati yang warna tengahnya lebih dalam dari pada warna luar, agar perbedaan di antara keduanya terlihat jelas. Untuk melihat perbedaan tersebut, cari lokasi yang teduh. Karena kalau terkena sinar matahari langsung, kedua matany hanya akan terlihat seperti titik-titik warna yang menyatu.

4. Hidung

Berikutnya bagian hidung. Saat kamu memilih merpati untuk dipelihara, bagian hidung juga harus jadi perhatian. Besar dan kecilnya akan sangat berpengaruh nantinya. Khususnya perannya dalam mencari jalan pulang.

Berikut saya jelaskan bentuk-bentuk hidung burung merpati:

  • Besar, panjang dan menggembung
    Biasanya merpati yang memiliki bentuk hidung seperti itu, memilik warna kapur pekat dan pangkal hidungbawah menjorok ke bawah.
  • Besar, panjang dan trepes (melekat ke paruh)
    Biasanya burung dara yang mempunyai bentuk hidung seperti ini mempunyai warna kapur pekat namun ada garis-garis samar sejajar berwarna kemerahan di sepanjang paruhnya. Lalu pangkal hidungnya menjorok ke belakang
  • Kecil dan menggembung
    Merpati yang hidungnya kecil dan menggembung biasanya mempunyai warna kapur pekat dan pangkal hidung bawah menjorok ke belakang. Ada juga yang bentuk pangkal hidungnya lurus.
    Merpati jenis ini umumnya tidak butuh jarak yang jauh untuk bisa terbang tinggi. Untuk jenis merpati dengan tipe hidung seperti ini, jika dilepas maka untuk kembali ke kandang cukup lama atau bahkan hilang.

5. Leher

Yang ke lima bagian leher. Pilih yang lehernya kuat, tegak, jangan terlalu panjang, kencang dan mendongak ke atas ( saat burung memperhatikan ke atas) tapi saat kembali ke semula jika tidak melihat ke atas.

6. Sayap

cara memilih merpati yang bagus

danstrefour.blogspot.com

Selain mata, sayap juga menjadi bagian penting dalam memilih merpati. Karena inilah yang digunakan burung dara untuk terbang. Untuk menentukan sayap burung yang bagus, berikut poin-poin yang bisa dijadikan acuan:

  • Pertama, bahu sayap harus kuat namun lentur. Ada juga bentuk lain misal bahu sayap tebal bulat, pendek berotot dan ada juga berbentuk pipih lebar dan berotot.
  • Kedua, bulu sayap tebal dan tidak bergelombang. Kamu juga bisa memilih jenis sayap merpati yang lebar rapat antar satu bulu dengan bulu lainnya dan ujungnya runcing.
  • Ketiga, tulang bulu sayap berukuran besar dan lentur pada ujung bulunya.

7. Dada

Pilih merpati yang dadanya berbentuk V jika dilihat dari depan. Merpati yang mempunyai bentuk dada seperti itu akan memiliki kualitas saat turun dari ketinggian, yaitu lebih kencang bila dibandingkan dengan dengan tipe lain.

8. Sapit udang

Bentuk sapit udang akan mempengaruhi pada saat merpati turun. Burung merpati yang mempunyai sapit udang rapat maka turunnya akan plan. Untuk yang berjarak sempit (0,5 – 1 cm) biasanya akan turun dengan megal-megil/goyang-goyang.

Dan untuk merpati dengan jarak sapit udang >1 cm. maka turunnya tidak megal-megol. Hal tersebut didukung pula oleh ukuran dan bentuk ekornya.

9. Pinggang

Jangan pilih merpati yang memiliki pinggang renggang. Merpati jenis ini tidak memiliki keseimbangan saat terbang.

Akibatnya saat terbang, dia akan berbelok atau bergoyang dan yang lebih fatalnya bisa jatuh ke tanah jika terbang menukik dari arah ata. Maka pilih merpai yang pinggangnya rapat.

10. Ekor

Pilih merpati dengan bulu ekor yang rapat, tebal dan panjang.

11.Kaki

Burung merpati yang bagus memiliki kaki yang merit dan panjang (kaki dan jarinya).

Cara Merawat Merpati

Cara merawat merpati

harepigeonnotes.wordpress.com

Sekarang kamu sudah punya burung merpati untuk dipelihara. Kini saatnya merpati tersebut kamu sayang dan rawat agar selalu sehat. Ini dia poin-poin yang perlu diperhatikan dalam merawat burung merpati.

Pakan

Burung memerlukan makanan yang banyak mengandung protein dan karbohidrat. Dengan mengetahui hal tersebut, maka kamu tidak akan bingung untuk mencari pakan merpati.

Memberi pakan burung jangan asal murah, mahal dikit tapi berkualitas itu jauh lebih baik. Atau kalau sudah tahu komposisinya, membuat dan mencampur pakan sendiri jauh lebih baik.

Kebutuhan protein burung merpati yang diternakan/dipelihara akan berbeda dengan merpati yang dipertandingkan untuk terbang.

Untuk merpati, biasakan kasih pakan biji-bijian. Yang perlu diperhatikan adalah bijian tersebut benar-benar matang pohon dan kering. Sebab jika belum matang, maka akn menyebabkan merpati mencret dan penyakit perut lainnya.

Cara untuk mengetahui biji itu matang atau belum bisa dengan menggigitnya. Jika bijinya keras dan bila digigit pecah dalam butiran keras juga maka itu sudah matang.

Selain matang, pakan juga harus bebas debu dan kotoran. Jangan sekali-kali memberikan pakan yang habis di acak-acak tikus atau hewan lain.

Selain biji-bijian, burung merpati juga memerlukan “grit” yaitu campuran mineral. Merpati memerlukan mineral yang sangat tinggi. Grit juga berfungsi sebagai penghancur bijian yang dimakan.

Campuran grit yang baik:

45% kulit kerang yang telah dihancurkan dalam ukuran sedang
35% beruppecahan-pecahan kecil batu granit
10% berupa pecahan kecil arang kayu
5% tepung tulang
5% tepung kapur
4% garam
1% venetian red

Dalam memberikan pakan juga harus diatur. Idealnya dua kali sehari, jangan sampai membuat merpati jadi gemuk akibat kekenyangan.

Selain pakan, air minum juga sangat penting. Burung merpati bisa bertahan untuk tidak makan dalam beberapa hari, namun jika burung tidak minum dalam seharian bisa jadi ada organ tubuh yang rusak.

Gantilah air minum sehari dua kali untuk menghindari tercemarnya air minum dari bakteri.

Memandikan merpati

cara merawat burung merpati

www.burunghobi.com

Burung merpati juga perlu dimandikan. Walaupun sebenarnya merpati bisa mandi sendiri jika di sediakan air, namun itu kurang bersih. Maka kamu sebagi pemilik wajib memandikannya.

  1.  Siapkan tempat mandi (bak) dan air yang bersih
  2. Pegang dan jepitlah kedua kakinya.
  3. Celupkan kedua kakinya dan gosok atau sabun hingga bersih dari kotoran.
  4. Setelah kakinya, baru kemudian bagian-bagian lain. Terutama bagian sayap harus diperhatikan betul-betul
  5. Mandi paling bagus yaitu pukul 7 pagi atau saat matahari mulai terbit.
  6. Setelah selesai dimandikan, lepaskan burung merpati secara pelan-pelan.

Membersihkan kandang merpati

membersihkan kandang merpati

danstrefour.blogspot.com

Jangan lupakan kebersihan kandang. Kandang merupakan tempat terbaik bagi merpati untuk berlindung dari serangan dari luar. Kandang juga menjadi tempat terbaik tumbuhnya penyakit bagi burung merpati.Karena setiap kotoran burung mengandung ammonia.

Oleh sebab itu, jangan pernah malas untuk membersihkan kandang jika kamu sayang dengan merpati kamu. Pembersihan kandang bisa dilakukan 2 kali sehari  dan kasih ventilasi udara pada kandang.

Itu tadi sedikit tips dan cara merawat merpati yang bisa kamu praktekan di rumah.

Bacaan Lainnya
loading...
3 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Berikan Komentar